Keluarga Matahari, Bulan, dan Bintang-Bintang di Sorga
Ada matahari, bulan, dan bintang-bintang di langit dunia alamiah. Allah memberitahukan matahari, bulan, dan bintang-bintang di Kej 1 untuk menandai tahun-tahun dan memerintah serta memerintah siang dan malam. Dan tempat di mana matahari, bulan, dan bintang-bintang berada disebut sorga. Dalam Kejadian 37, keluarga Yakub disebut matahari, bulan, dan bintang-bintang. Oleh karena itu, tempat di mana keluarga Yakub berada telah menjadi sorga.
Dikatakan bahwa bangsa pilihan akan kalah dalam peperangan di Mat 24, dan karena ini matahari, bulan, dan bintang-bintang menjadi gelap dan berjatuhan dari langit. Dan di Why 6, bangsa pilihan Yesus menerima penghakiman, dan karena ini matahari, bulan, dan bintang-bintang menjadi gelap dan berjatuhan dari langit. Apakah yang matahari, bulan, dan bintang-bintang umpamakan? Allah menggunakan dunia alamiah untuk menyamakan bangsa pilihan Allah dengan matahari, bulan, dan bintang-bintang. Matahari, bulan, dan bintang-bintang yang disamakan dengan mereka, melambangkan keluarga dari sorga yang tinggi. Kemah bangsa pilihan disebut sorga di Why 6, Why 12, dan Why 13. Firman-firman ini memberitahukan bahwa bangsa pilihan tersebut bukan milik bumi tetapi milik sorga (Mengacu pada Yoh 15, 17).
Dalam tulisan-tulisan di Alkitab, ada banyak tempat di mana itu mengatakan bahwa matahari, bulan, dan bintang-bintang akan menjadi gelap dan berjatuhan. Mengapakah hal seperti itu terjadi? Itu karena meskipun mereka adalah bangsa pilihan Allah, Dia mengusir keluar mereka yang tidak percaya dan telah bermurtad terhadap Dia ketika kesusahan besar dan pencobaan-pencobaan menghampiri mereka. Dan juga itu karena ketika keluarga matahari, bulan, dan bintang-bintang yang menjadi milik sorga berperang dan kalah terhadap musuh, mereka ditawan oleh bangsa-bangsa lain. Mereka tidak bisa lagi tinggal di sorga dan sekarang berada di gua-gua musuh di bumi. Ini adalah kelompok terang sorga yang menjadi kelompok kegelapan di bumi.
Apakah arti dari perkataan, "ketika terang bertemu terang di sana ada kemenangan"? Dalam Alkitab, Allah disamakan dengan matahari (Mzm 84:11) atau terang (1 Yoh 1:5). Yesus, Anak Allah, mengatakan bahwa Ia datang ke dunia sebagai terang (Yoh 12:46). Roh kudus Allah turun ke atas Yesus dalam Yoh 1:32, jadi, Allah dan Anak-Nya menjadi satu (Yoh 10:30), dan ini adalah kegenapan dari terang bertemu terang. Selain daripada itu, matahari, bulan, dan bintang-bintang yaitu bangsa pilihan juga termasuk kepada sorga sebagai terang-terang, dan Allah yang adalah terang mendirikan takhta-Nya di sorga. Jadi, ini adalah kegenapan dari terang bertemu dengan terang di sorga.
Dalam Yohanes 15:19, Yesus dan murid-murid-Nya mengatakan bahwa mereka tidak termasuk dalam dunia berarti mereka milik Allah di sorga. Firman-firman ini dikatakan karena seluruh dunia berada di bawah kuasa naga.
Seperti yang terlihat dalam sejarah yang tertulis di Alkitab, Allah dan naga (ular, iblis, Setan) berada dalam peperangan, dan peperangan ini terjadi setiap kali utusan Allah datang. Dengan melihat ini, Allah dan naga adalah musuh dari satu sama lain. Allah yang telah menciptakan sorga dan bumi dan semua ciptaannya, mengatakan bahwa semua ciptaan dulu adalah milik-Nya. Dan naga telah mengklaim bahwa sorga dan bumi dan semua ciptaannya adalah miliknya. Inilah alasan mengapa mereka saling berperang.
Setelah menghakimi kerajaan naga Babel di Why 18, Alkitab mengatakan bahwa Allah akan memerintah di Why 19. Pada waktu ini, Firman-firman mengatakan bahwa empat makhluk hidup dan ke-24 tua-tua bersukacita dan memberikan kemuliaan kepada Allah.
Hari ini, sekarang setelah terangnya Allah dan terangnya Yesus bertemu dengan terangnya dia yang menang, peperangan dengan naga dimenangkan, segala sesuatu yang pernah hilang telah ditemukan, dan jadi dapat menyembuhkan bangsa-bangsa menjadi suatu kerajaan yang kudus di mana Allah memerintah. Selanjutnya, pohon kehidupan berbuah dua belas kali setiap bulan dan ini adalah kemuliaan bagi Allah. Amin.