|
|
Rahasia Wahyu Perjanjian Baru
Sudah sekitar 2.000 tahun sejak Wahyu ditulis. Namun, hingga saat ini, belum ada satu orang pun di seluruh dunia yang memahami maknanya. Selain seorang yang telah menerima wahyu dari Yesus… Apa yang tertulis [di dalamnya]?
Di dalam kitab ini, peristiwa langit yang pertama dan bumi yang pertama berlalu dan langit yang baru dan bumi yang baru diciptakan, yaitu, tentang pembinasaan dan keselamatan bangsa pilihan Allah, dituliskan. Namun, sepertinya tidak ada orang yang percaya pada isi yang berharga ini (Ref. Luk 18:8), dan orang-orang percaya maupun tidak percaya sama-sama tidak tertarik dengan hal ini. Seseorang mungkin berkata dengan bibirnya bahwa dia berusaha untuk menjalani kehidupan iman yang sejati, tetapi pada kenyataannya, dia tidak percaya pada firman janji Allah. Sepertinya orang melupakan perjanjian yang dibuat dengan Allah jika mereka makan dengan baik dan hidup dengan baik. Namun, janji-janji Allah, yaitu nubuat-nubuat, digenapi tepat seperti yang tertulis.
Pada waktu penggenapan Wahyu, langit yang pertama dan bumi yang pertama berlalu dan langit yang baru dan bumi yang baru diciptakan, dan dikatakan bahwa pada saat ini, hanya mereka yang telah bertindak sesuai dengan kehendak Allah yang tertulis yang akan menyambut kerajaan Allah, surga dan Allah. Agar dunia lama berlalu dan dunia baru diciptakan, perang akan terjadi. Oleh karena itu, dikatakan untuk menang dalam peperangan ini.
Semua orang Kristen di seluruh dunia, pernahkah Anda melihat wujud-wujud sebenarnya dari penggenapan janji ini sebelumnya?
Ada tiga jenis pendeta dalam Wahyu ini. Selain itu, ada peperangan di antara mereka, yaitu antara mereka milik Allah dan musuh, dan 144.000 dari ke-12 suku yang dimeteraikan diciptakan sebagai hasil dari kemenangan. Oleh karena itu, dikatakan untuk menang dalam peperangan ini. Setelah dosa Adam, Allah mengutus pendeta ke bumi ini di setiap zaman, tetapi setiap kali para pendeta, yang mengatakan mereka percaya kepada Allah, membunuh mereka semua. Ini adalah sejarah Alkitab. Apakah pendapat para pendeta saat ini tentang hal ini? Akankah para pendeta menerima pendeta yang dipilih dan diutus Allah, atau akankah mereka menganiayanya lagi dalam upaya untuk membunuhnya? Bahkan tidak ada satu orang pun di antara para pendeta yang merupakan pendeta yang menguasai kitab Wahyu. Namun, pendeta yang Allah pilih dan utus menguasai Wahyu, dan dia bahkan mengetahui semua wujud-wujud sebenarnya dari seluruh kitab Wahyu. Anda telah mendengar dan melihat ini, jadi bagaimana Anda bisa mengatakan bahwa Anda tidak tahu? Seseorang harus bertemu dengan pendeta yang dijanjikan ini untuk memahami dan percaya pada penggenapan perjanjian baru. Seseorang harus bertanya pada dirinya sendiri apakah dia akan kembali tidak percaya tetapi menganiaya meskipun berjanji untuk percaya.
Orang-orang Kristen saat ini sangat korup dan bahkan tidak tahu arti dari firman janji. Karena mereka tidak tahu dan tidak mengerti, mereka bahkan tidak bertobat. Meskipun demikian, bahkan para pendeta, jauh dari menguasai Wahyu, bahkan tidak mengetahui arti dari firman janji. Apakah Anda mengatakan bahwa ini adalah rupa para pendeta yang mengajarkan tentang Yesus dan kehendak-Nya (nubuat-nubuat)? Juga, apakah Anda mengatakan bahwa ini adalah rupa para pendeta yang membimbing orang-orang kudus? Jalan yang harus ditempuh orang-orang kudus telah dituliskan dalam Wahyu. Namun, para pendeta tidak mengetahui Wahyu, jadi bagaimana mereka bisa menjadi penuntun jalan menuju kerajaan surga?
Shincheonji mengetahui semua nubuat dari Wahyu perjanjian baru dan bahkan wujud-wujud sebenarnya yang telah digenapi. Selain itu, meskipun para pendeta palsu telah melakukan penganiayaan yang intensif, bukankah ia berkembang pesat berulang-ulang [dengan melakukan hal-hal] seperti wisuda 100.000 lagi tahun ini, melanjutkan dari wisuda 100.000 dari Center Misi Kristen Sion 2019? Mereka yang tidak mengetahui hal ini meskipun melihatnya [tidak tahu] karena mereka telah dilahirkan dari benih iblis. Jika seseorang bertanya kepada seseorang yang belum dituai, seseorang yang telah menambahkan dan mengurangkan dari Wahyu, atau seseorang yang tidak terdaftar dalam ke-12 suku dari kerajaan baru yang dijanjikan, “Kamu suku yang mana?” mereka akan berkata, "Aku tidak tahu." Bahwa mata dan telinga mereka tersumbat adalah karena mereka dilahirkan dari benih iblis. Karena mereka milik iblis tidak boleh mengetahui rahasia-rahasia Allah (Ref. Mat 13:10-15), mata dan telinga mereka tertutup. Meskipun kita telah memberitakan kegenapan perjanjian baru kepada para anggota Gereja Protestan, mereka tidak dapat mendengar karena telinga mereka tersumbat. Juga, mereka tidak dapat melihat atau mengerti karena mereka buta.
Rencana Allah adalah agar Yesus menaburkan benih Allah pada waktu kedatangan pertama, agar Yesus datang kembali untuk menuai dan memeteraikan gandum matang dari benih yang telah Dia taburkan untuk mendirikan 12 suku, untuk kerajaan surga dan Allah turun ke tempat ini dan agar Allah memerintah, dan menghakimi dunia ini melalui 12 suku yang dijanjikan saat ini (Ref. Mat 19:28). Pada saat ini, penghakiman terjadi pada orang-orang yang tidak percaya dan para pendeta milik iblis. Ini adalah pekerjaan kedatangan kedua.
12 suku yang dijanjikan, sebagai kerajaan baru Allah, akan melayani Allah selama-lamanya dan tinggal bersama-Nya di kerajaan surga, tetapi mereka yang tidak percaya pada janji ini, sebagai para penghalang, dilemparkan ke dalam lautan api yang menyala-nyala oleh belerang. Dengan demikian, dunia diciptakan bukan menjadi sesuatu yang lama, melainkan sesuatu yang baru. Ini adalah dunia baru di mana surga dan bumi (roh dan daging) telah menjadi satu, yaitu kerajaan surga yang baru.
Kerajaan milik Allah berada dalam situasi krisis yang bergejolak. Bahwa kerajaan menghadapi krisis adalah karena para penentang. Saat ini, anak-anak yang setia dan para musuh internal (di dalam) muncul. Musuh internal (di dalam) muncul karena keserakahan dan otoritas (kekuasaan). Namun, [kita] tidak dapat membicarakan hal ini. [Kita] harus bertahan dan berjuang. Hal seperti itu terjadi pada zaman Adam, zaman Musa, dan juga pada zaman kedatangan pertama Yesus. [Kita] masih belum bisa 100% tenang. Namun, meskipun kematian datang, [kita] harus berjuang dan menang agar kita menggenapi kerajaan yang dijanjikan Allah. Saat ini ketika peristiwa seperti [yang ada di] Why 2-3 dan 13 terjadi, demi penyelesaian kerajaan Allah, tidak ada ruang untuk memikirkan hal-hal seperti kehidupan seseorang. Mereka yang memiliki kesadaran akan menanggap arti dari firman-firman ini. Ini adalah perang eksternal (di luar) dan perang internal (di dalam).
Peristiwa-peristiwa Wahyu adalah penciptaan kembali, peperangan, dan kesusahan besar. Waktu penggenapan Wahyu adalah waktu ketika langit yang pertama dan bumi yang pertama berlalu dan langit yang baru dan bumi yang baru diciptakan, dan itu adalah waktu ketika Allah dan kerajaan surga datang. Oleh karena itu, [kita] harus menang lagi dan lagi. Peristiwa di Why 2-3 dan Why 13 adalah tindakan kemurtadan bangsa pilihan, dan peristiwa-peristiwa di Why 6 adalah penghakiman atas langit yang pertama dan bumi yang pertama, yaitu bangsa pilihan yang berdosa. Apalagi peristiwa-peristiwa di Why 17-18 adalah penghakiman atas Babel, kerajaan iblis. Melalui ini, kerajaan iblis berusia 6.000 tahun menemui akhirnya. Bahkan di tengah-tengah ini, pendeta yang dijanjikan harus menuai dan berperang. Siapakah yang memiliki hikmat sehingga dia mengetahui pekerjaan ini, dan siapakah yang matanya terbuka sehingga ia dapat melihat pekerjaan ini?
Pada waktu kedatangan pertama, Yesus berkeliling menghindari pandangan-pandangan dunia. Dia harus bekerja, tetapi para musuh menunggu kemanapun Dia pergi. Musuh-musuh ini, dulu atau sekarang, adalah mereka yang memegang kekuasaan, dan mereka adalah orang-orang percaya dari etnis yang sama. Saat ini, agama dan politik harus dipisahkan (Ref. pasal 20 bagian 2 dari Konstitusi/UUD). Menyimpang dari ini adalah ilegal dan dosa.
Shincheonji menaati hukum dunia dan hukum perjanjian baru. Setelah beberapa saat, Allah dan kerajaan surga [akan] datang. Ke mana dikatakan mereka akan datang? Dikatakan di Why 21 bahwa mereka datang ke langit yang baru dan bumi yang baru (Shincheonji). Selain itu, penghakiman akan terjadi. Pada waktu penghakiman ini, 12 pemimpin suku menghakimi [orang-orang] menurut perbuatan-perbuatan mereka dengan firman-firman yang tertulis di dalam kitab-kitab. Mereka yang percaya pada penggenapan Wahyu tanpa menambahkan atau mengurangkan akan diselamatkan.
|
|