|
|
Malin Kundang이야기 듣기
** 듣기 전 이해를 위한 중요 단어 정리
cerita rakyat: 민담, 전래 이야기 (명사), anak durhaka: 불효자, 부모에게 불순종하는 자녀 (명사), berbuat baik: 잘해 주다, 선을 행하다 (동사구), anak tunggal: 외동, 하나뿐인 자녀 (명사), dewasa: 성인이 된, 어른스러운 (형용사), mengubah keadaan: 상황을 바꾸다, 형편을 변화시키다 (동사구), menunggu: 기다리다 (동사), kesepian: 외로운, 외로움을 느끼는 (형용사), memikirkan: 생각하다, 걱정하다 (동사), menikahi: ~와 결혼하다, 아내나 남편으로 맞다 (동사), dengan sombong: 거만하게, 오만한 태도로 (부사구), mengenali: 알아보다, 식별하다 (동사), malu: 부끄러운, 수치스러운 (형용사), bingung: 혼란스러운, 어찌할지 모르는 (형용사), meninggal: 사망하다, 돌아가시다 (동사), pengemis: 거지, 구걸하는 사람 (명사), mengaku-ngaku: 사실이 아닌 것을 주장하다, ~인 척하다 (동사), perkataan: 말, 발언 (명사), sakit hati: 마음이 상한, 감정이 상한 (형용사구), mengutuk: 저주하다 (동사), menghancurkan: 파괴하다, 산산이 부수다 (동사), berubah menjadi: ~로 변하다, ~가 되다 (동사구), tiba-tiba: 갑자기, 돌연 (부사), petir: 번개, 벼락 (명사), sungguh-sungguh: 정말로, 진심으로 (부사), mirip: 닮은, 비슷한 (형용사), saran: 제안, 조언 (명사)
** 다음 링크를 클릭하여 아래의 내용을 보며 함께 들어보세요.
https://www.youtube.com/watch?v=FCXJS6aMLVM
Malin Kundang
Halo, teman-teman.
Kembali lagi di Podcast Bahasa Indonesia Setiap Hari bersama Winda.
Di episode pertama ini, kita akan mendengarkan sebuah cerita rakyat (folk tale) dari Indonesia yang berjudul “Malin Kundang”. Cerita Malin Kundang ini adalah tentang seorang anak durhaka.
Apa itu anak durhaka? Ketika orang tua sayang kepada anaknya dan berbuat baik kepada anaknya, tetapi anaknya tidak berbuat baik kepada orang tuanya dan tidak sayang kepada orang tuanya, anak itu disebut sebagai anak durhaka.
Semoga teman-teman di sini tidak ada yang durhaka, ya. Ayo, kita dengar ceritanya. Aku akan bacakan cerita ini dua kali. Pertama, dengan kecepatan normal. Kedua, sedikit lebih lambat.
Di sebuah desa, ada seorang perempuan miskin. Dia hidup bersama anak tunggalnya. Namanya Malin Kundang. Saat Malin Kundang dewasa, dia pergi ke kota untuk mengubah keadaan mereka. Saat ibunya menunggu, dia selalu merasa kesepian. Setiap hari, dia memikirkan anaknya.
Setelah beberapa tahun, Malin Kundang menjadi orang kaya. Malin menikahi seorang perempuan yang sangat cantik. Lalu, Malin naik kapal pulang ke desanya. Dengan sombong, Malin memberikan uang kepada semua orang.
Ketika ibunya mendengar bahwa Malin sudah pulang, dia sangat kaget dan senang. Malin mengenali ibunya, tetapi dia malu karena ibunya miskin. Istri Malin bingung. Dia bertanya, “Siapa perempuan ini? Bukankah ibumu sudah meninggal?” Malin menjawab, “Dia bukan ibuku. Dia pengemis yang mengaku-ngaku sebagai ibuku.”
Ketika mendengar perkataan Malin, ibunya sangat sakit hati. Malin adalah anak durhaka. Lalu, ibunya mengutuk Malin menjadi batu. Tiba-tiba, hujan dan petir menghancurkan kapal Malin. Saat itu, Malin berubah menjadi batu.
Kita dengarkan sekali lagi, ya.
Di sebuah desa, ada seorang perempuan miskin. Dia hidup bersama anak tunggalnya. Namanya Malin Kundang. Saat Malin Kundang dewasa, dia pergi ke kota untuk mengubah keadaan mereka. Saat ibunya menunggu, dia selalu merasa kesepian. Setiap hari, dia memikirkan anaknya.
Setelah beberapa tahun, Malin Kundang menjadi orang kaya. Malin menikahi seorang perempuan yang sangat cantik. Lalu, Malin naik kapal pulang ke desanya. Dengan sombong, Malin memberikan uang kepada semua orang.
Ketika ibunya mendengar bahwa Malin sudah pulang, dia sangat kaget dan senang. Malin mengenali ibunya, tetapi dia malu karena ibunya miskin. Istri Malin bingung. Dia bertanya, “Siapa perempuan ini? Bukankah ibumu sudah meninggal?” Malin menjawab, “Dia bukan ibuku. Dia pengemis yang mengaku-ngaku sebagai ibuku.”
Ketika mendengar perkataan Malin, ibunya sangat sakit hati. Malin adalah anak durhaka. Lalu, ibunya mengutuk Malin menjadi batu. Tiba-tiba, hujan dan petir menghancurkan kapal Malin. Saat itu, Malin berubah menjadi batu.
Apakah teman-teman sudah mengerti ceritanya? Kalau sudah, keren! Kalau belum, tidak apa-apa. Kita akan mendengarkan penjelasannya.
Di sebuah desa, ada seorang perempuan miskin.
Desa adalah tempat yang kecil. Kalau kota adalah tempat yang besar dan ada banyak orang, desa adalah tempat yang kecil dengan sedikit orang.
Miskin, apa itu miskin? Miskin berarti tidak punya banyak uang.
Di sebuah desa, ada seorang perempuan miskin. Dia hidup bersama anak tunggalnya. Namanya Malin Kundang.
Anak tunggal adalah anak yang tidak memiliki kakak atau adik, anak yang hanya sendirian.
Saat Malin Kundang dewasa, dia pergi ke kota untuk mengubah keadaan mereka.
Dewasa berarti bukan anak kecil lagi.
Saat ibunya menunggu, dia selalu merasa kesepian.
Kesepian adalah ketika kamu sendirian, kamu merasa sedih, dan tidak ada orang yang menemani. Itu berarti kamu kesepian.
Setiap hari, dia memikirkan anaknya. Setelah beberapa tahun, Malin Kundang menjadi orang kaya.
Kaya berarti lawan kata dari miskin. Kaya berarti punya banyak uang.
Malin menikahi seorang perempuan yang sangat cantik.
Menikahi atau menikah adalah ketika seorang laki-laki dan seorang perempuan jatuh cinta, lalu mereka bersatu.
Lalu, Malin naik kapal pulang ke desanya.
Kapal adalah suatu kendaraan yang berjalan di atas air.
Dengan sombong, Malin memberikan uang kepada semua orang.
Sombong berarti merasa diri sendiri lebih hebat, lebih bagus, atau lebih kaya daripada orang lain.
Ketika ibunya mendengar bahwa Malin sudah pulang, dia sangat kaget dan senang.
Kaget berarti ketika kamu mendengar sesuatu yang tidak pernah kamu pikirkan sebelumnya, lalu kamu berkata, “Eh!” Begitu berarti kamu kaget.
Malin mengenali ibunya.
Mengenali atau kenal berarti kalau kamu kenal seseorang, kamu tahu siapa dia.
Malin mengenali ibunya, tetapi dia malu karena ibunya miskin.
Malu berarti ketika kamu mempunyai sesuatu yang jelek atau tidak baik dan tidak ingin orang lain mengetahuinya, tetapi kemudian orang lain mengetahuinya sehingga kamu merasa malu.
Istri Malin bingung.
Bingung berarti tidak tahu apa yang harus diperbuat atau dikatakan.
Dia bertanya, “Siapa perempuan ini? Bukankah ibumu sudah meninggal?”
Meninggal itu sama artinya dengan mati. Akan tetapi, untuk orang, lebih baik kita menggunakan kata meninggal karena lebih sopan daripada mati.
Malin menjawab, “Dia bukan ibuku. Dia pengemis yang mengaku-ngaku sebagai ibuku.”
Pengemis adalah orang miskin yang mencari uang dengan cara meminta dari orang lain.
Mengaku-aku atau mengaku-ngaku berarti berpura-pura menjadi orang lain yang bukan dirimu. Misalnya, aku adalah orang biasa, tetapi aku bilang aku artis. Itu berarti aku mengaku-aku sebagai artis.
Ketika mendengar perkataan Malin, ibunya sangat sakit hati.
Sakit hati berarti kamu disakiti atau dilukai oleh orang lain. Jika orang lain membuatmu sedih, berarti kamu sakit hati.
Malin adalah anak durhaka. Lalu, ibunya mengutuk Malin menjadi batu.
Mengutuk berarti kamu berharap sesuatu yang buruk terjadi kepada orang lain.
Batu adalah benda keras yang biasanya ada di atas tanah.
Tiba-tiba, hujan dan petir menghancurkan kapal Malin. Saat itu, Malin berubah menjadi batu.
Tiba-tiba berarti suatu kejadian terjadi dalam waktu singkat atau dalam waktu yang pendek. Itu berarti kejadian tersebut terjadi tiba-tiba.
Petir adalah kilatan cahaya yang biasanya disertai suara keras dan muncul ketika hujan deras.
Nah, bagaimana, teman-teman? Apakah sudah mengerti ceritanya?
Kita dengarkan sekali lagi, ya.
Di sebuah desa, ada seorang perempuan miskin. Dia hidup bersama anak tunggalnya. Namanya Malin Kundang. Saat Malin Kundang dewasa, dia pergi ke kota untuk mengubah keadaan mereka. Saat ibunya menunggu, dia selalu merasa kesepian. Setiap hari, dia memikirkan anaknya.
Setelah beberapa tahun, Malin Kundang menjadi orang kaya. Malin menikahi seorang perempuan yang sangat cantik. Lalu, Malin naik kapal pulang ke desanya. Dengan sombong, Malin memberikan uang kepada semua orang.
Ketika ibunya mendengar bahwa Malin sudah pulang, dia sangat kaget dan senang. Malin mengenali ibunya, tetapi dia malu karena ibunya miskin. Istri Malin bingung. Dia bertanya, “Siapa perempuan ini? Bukankah ibumu sudah meninggal?” Malin menjawab, “Dia bukan ibuku. Dia pengemis yang mengaku-ngaku sebagai ibuku.”
Ketika mendengar perkataan Malin, ibunya sangat sakit hati. Malin adalah anak durhaka. Lalu, ibunya mengutuk Malin menjadi batu. Tiba-tiba, hujan dan petir menghancurkan kapal Malin. Saat itu, Malin berubah menjadi batu.
Menurutku, cerita ini sangat menarik karena kalau teman-teman jalan-jalan ke Padang, Sumatera Barat, kalian bisa melihat Batu Malin Kundang. Batu ini bentuknya sangat mirip dengan manusia.
Menurut kalian, apakah batu ini sungguh-sungguh Malin Kundang? Apakah kalian percaya?
Kirim jawabanmu ke surel Winda, aaa00@gmail.com. Kalau ada saran atau pertanyaan, kalian juga boleh mengirimkannya ke surel tersebut.
Episode kali ini sampai di sini. Semoga teman-teman belajar banyak hal baru. Sampai jumpa di episode berikutnya. Dah!
말린 쿤당
안녕하세요, 여러분. 윈다와 함께하는 ‘매일 인도네시아어 팟캐스트’에 다시 오신 것을 환영합니다.
첫 번째 에피소드에서는 「말린 쿤당」이라는 인도네시아의 민담을 들어 보겠습니다. 말린 쿤당 이야기는 불효자에 관한 이야기입니다.
불효자란 무엇일까요? 부모가 자녀를 사랑하고 잘 대해 주지만, 자녀는 부모에게 잘하지 않고 부모를 사랑하지 않을 때 그 자녀를 불효자라고 합니다. 여기에 계신 여러분 중에는 불효자가 없기를 바랍니다.
이제 이야기를 들어 봅시다. 제가 이 이야기를 두 번 읽어 드리겠습니다. 처음에는 보통 속도로 읽고, 두 번째에는 조금 더 천천히 읽겠습니다.
한 마을에 가난한 여인이 살고 있었습니다. 그녀는 하나뿐인 아들과 함께 살았습니다. 아들의 이름은 말린 쿤당이었습니다. 말린 쿤당은 어른이 되자 자신들의 형편을 바꾸기 위해 도시로 떠났습니다. 어머니는 아들을 기다리며 언제나 외로움을 느꼈습니다. 어머니는 매일 아들을 생각했습니다.
몇 년이 지나 말린 쿤당은 부자가 되었습니다. 말린은 매우 아름다운 여자와 결혼했습니다. 그러고 나서 배를 타고 자신의 고향 마을로 돌아왔습니다. 말린은 거만한 태도로 모든 사람에게 돈을 나누어 주었습니다.
어머니는 말린이 돌아왔다는 말을 듣고 매우 놀라고 기뻐했습니다. 말린은 어머니를 알아보았지만, 어머니가 가난했기 때문에 부끄러워했습니다. 말린의 아내는 영문을 몰라 “이 여자는 누구예요? 당신의 어머니는 이미 돌아가신 것 아니에요?”라고 물었습니다.
말린은 “이 사람은 내 어머니가 아니야. 내 어머니라고 거짓말하는 거지야”라고 대답했습니다. 말린의 말을 들은 어머니는 마음에 큰 상처를 입었습니다. 말린은 불효자였습니다. 결국 어머니는 말린이 돌이 되도록 저주했습니다. 갑자기 비가 내리고 벼락이 쳐서 말린의 배를 부수었습니다. 그때 말린은 돌로 변했습니다.
이제 설명을 들어 보겠습니다. ‘마을’은 작은 곳입니다. 도시는 많은 사람이 사는 큰 곳이지만, 마을은 사람이 적게 사는 작은 곳입니다. ‘가난하다’는 돈이 많지 않다는 뜻입니다. ‘외아들 또는 외동아들’은 형이나 누나, 오빠나 언니 또는 동생이 없는 하나뿐인 아들을 말합니다. ‘성인이 되다’는 더 이상 어린아이가 아니라는 뜻입니다.
‘외롭다’는 혼자 있어서 슬프고 곁에서 함께해 주는 사람이 없는 상태를 뜻합니다. ‘부유하다’는 ‘가난하다’의 반대말로, 돈이 많다는 뜻입니다. ‘결혼하다’는 한 남자와 한 여자가 사랑에 빠져 하나가 되는 것을 의미합니다. ‘배’는 물 위로 다니는 교통수단입니다.
‘거만하다’는 자신이 다른 사람보다 더 뛰어나고, 더 훌륭하며, 더 부유하다고 생각하는 것을 뜻합니다. ‘놀라다’는 이전에는 전혀 생각하지 못했던 것을 듣고 깜짝 놀라는 것입니다. ‘알아보다’ 또는 ‘알다’는 어떤 사람이 누구인지 안다는 뜻입니다.
‘부끄럽다’는 자신에게 좋지 않은 것이 있어서 다른 사람이 그것을 알지 않기를 바라지만, 결국 다른 사람이 알게 되어 수치심을 느끼는 것을 말합니다. ‘혼란스럽다’는 무엇을 해야 할지 또는 무슨 말을 해야 할지 모르는 것을 뜻합니다.
‘돌아가시다’는 ‘죽다’와 같은 뜻입니다. 그러나 사람에게는 ‘죽다’보다 더 공손한 표현인 ‘돌아가시다’를 사용하는 것이 좋습니다. ‘거지’는 다른 사람에게 돈을 달라고 하여 돈을 구하는 가난한 사람입니다.
‘~인 척하며 주장하다’는 실제 자신이 아닌 다른 사람인 것처럼 가장하는 것을 뜻합니다. 예를 들어 나는 평범한 사람이지만 자신이 연예인이라고 말한다면, 그것은 연예인인 척하는 것입니다.
‘마음에 상처를 입다’는 다른 사람 때문에 마음이 아프거나 상처를 받아 슬퍼지는 것을 뜻합니다. ‘저주하다’는 다른 사람에게 나쁜 일이 일어나기를 바라는 것입니다. ‘돌’은 보통 땅 위에서 볼 수 있는 단단한 물체입니다. ‘갑자기’는 어떤 일이 짧은 시간 안에 예상하지 못하게 일어나는 것을 의미합니다. ‘번개’는 보통 큰 소리를 동반하며 폭우가 내릴 때 나타나는 번쩍이는 빛입니다.
여러분, 이제 이야기를 이해하셨나요?
제 생각에 이 이야기는 매우 흥미롭습니다. 여러분이 서수마트라의 파당에 여행을 가면 ‘말린 쿤당의 돌’을 볼 수 있기 때문입니다. 이 돌은 그 모양이 사람과 매우 비슷합니다. 여러분은 이 돌이 정말 말린 쿤당이라고 생각하나요? 여러분은 이 이야기를 믿나요?
답변은 윈다의 이메일로 보내 주세요. 조언이나 질문이 있어도 같은 이메일로 보내도 됩니다. 이번 에피소드는 여기까지입니다. 여러분이 새롭고 많은 것을 배우셨기를 바랍니다. 다음 에피소드에서 다시 만나요. 안녕~
|
|

첫댓글 서바이벌 인도네시아어 초급과정의 제1권과 2권을 마친 이후에 들으시면 더욱 효과적입니다.
여러분의 듣기 능력과 어휘 실력을 높이기 위해 계속 업로드 하도록 하겠습니다^^